Wednesday, April 1, 2015

Pelajaran Berharga part (1)

Suatu hari datang seorang teman untuk meminta bantuan kepada seseorang sebut saja Andre. "Dre minta tolong buatkan contoh puisi dong" ,kemudian dengan angkuh dan tidak peduli Andre berkata "lagi males nih minta tolong ke yang lain aja". Kemudian si teman ini sedikit kecewa dan akhirnya ia pergi dengan raut muka kesal dan marah. Kemudian setelah beberapa lama setelah kejadian itu, pada suatu hari  Andre ingin pergi ke luar tetapi tidak ada kendaraan ,akhirnya dia ingat bahwa temanya punya sepeda dan dia pun datang kepadanya untuk meminjam.Kemudian temanya yang baik itu dengan wajah tersenyum berkata "Beruat baik itu jangan pas ada maunya aja dong!" sambil mengasihkan sepeda itu, kemudian dengan merenungi perkataan temanya itu Andre ingat bahwasanya dulu ia pernah mengecewakan temanya itu.
Teman2 se-Perjalanan Hidup dalam kehidupan ini mungkin kita banyak melihat kisah2 seperti diatas yang menggambarkan sosok seorang atau bahkan diri kita sendiri yang terkadang terlalu egois sehingga tidak memikirkan orang lain, kita diciptakan Allah SWT untuk sebagai makhluk sosial walaupun kita lahir sendiri dan mati juga sendiri tetapi dalam kehidupan ini kita tidak bisa sendiri.Kita pasti butuh bantuan orang lain sob,,memangterkadang kita merasa hidup diatas dan berpaling dari orang lain tapi ingat kita juga nanti akan merasakan hidup kita dibawah dan butuh bantuan orang lain.Jadi intinya jadilah diri yang terbuka untuk orang lain dan sobat2 kita jangan sok dan tidak peduli karna ingat hukum alam ini ada barangsiapa berbuat baik maka dia akan mendapatkan apa yang ia perbuat atau sebaliknya,,,,,so JANGAN KITA DEKATI TEMAN DAN BERBUAT BAIK KEPADANYA KALAU ADA BUTUH DAN MAUNYA SAJA.....#bELUMmencAPAI PUNCAKiDEALISME#ILMUkehidupanbermasyarakat#


Monday, March 30, 2015

Berkaca dari diri sendiri

"Kurang peka" itulah sebuah ucapan yang terucap dari banyak mulut tentang diriku,,marah memang itulah sebuah reaksi namun bukanlah sebuah jalan  keluar karena hanya satu jalan keluar yaitu perubahan (move,move and always move) ,kamu harus berubah dan berkembang lebih dari ini. Jadikan pengalaman sebagai pelajaran yang tak kan terlupa dan jadikanlah itu melekat di otak kamu dan berkacalah dengan itu. INGAT.....apabila harga dirimu masih berharga maka camkan bahwasanya HARGA DIRI HARGA MATI!!!! 
tetaplah menjadi orang yang ingin dan lapar aan ilmu pengetahuan jangan kau palingkan mukamu hanya akan gengsi dan malu karena sejarah mencatat orang yang gengsi tidak akan pernah mencapa kesuksesan.Tawadu' dan terus gali seluruh ilmu. menuntut ilmu memang pahiot dan susah namun akan manis di akhirnya.
"Orang bodoh bisa jadi pintar klo dia rajin dan orang pintar bisa jadi bodoh klo dia itu malas"
"mending malu karena tidak punya sepatu daripada malu karena tidak berilmu"
#QuetesCurhatanTakBErmakna#

Thursday, December 18, 2014

ISLAM BUKAN PAKSAAN



Seperti kita ketahui bahwasanya dalam akhir akhir ini banyak segala propaganda propaganda yang berkaitan erat dengan organisasi yang menamakan dirinya ISIS (Islamic State Iraq and Syam) di mana organisasi yang diketuai oleh al baghdadi ini mempunyai misi untuk membentuk negara islam iraq dan suriah.Dalam hal ini perlu dikaji lebih mendalam akan hakikat beragama itu sendiri,dalam al qur'an dijelaskan bahwasanya “tidak ada paksaan dalam beragama atau memeluk islam itu sendiri”QS Al Baqarah 256,selain itu Rasulullah pun juga mengajarkan kepada kita semua bahwasanya islam itu adalah agama yang benar dan hak, beliau berdakwah menyeru kepada umatnya untuk memeluk islam tapi dalam hal ini kita harus garis bawahi bahwasanya Rasulullah itu hanyalah makhluk biasa yang hanya bisa berdakwah dan memberi tuntunan saja tanpa ada paksaan kepada kaumnya untuk memeluk islam dan bahkan paman Rasul pun(Abu Tholib) belum mengucapkan syahadat sampai menemui ajalnya.Dalam hal itu kita bisa menilik sebuah kesimpulan bahwasnaya ajakan untuk beragama itu memang sesuatu yang diperintahkan dalam islam yaitu mengajak kepada kebenaran, namun bukan berarti mengajak itu memaksa sebagai contoh ketika ketika mengajak teman kita untuk makan apakah itu berarti kita memaksa dia harus makan dan ikut dengan kita? tidak seperti itu kan arti dari mengajak itu sendiri?kita sebagai umat islam khususnya hanya bisa menyeru dan berdakwah kepada saudara kita untuk berislam tapi dalam masalah ikut atau tidaknya dia itu kita tidak bisa memaksa karena hidayah hanya milik Allah, Rasulullah pun tidak bisa memberi hidayah kepada pamanya sendiri untuk memeluk islam dan dalam al qur'an disebutkan "bagimu agamamu dan bagiku agamaku"QS.Al Kafirun : 6 yang dapat ditafsirkan bahwasanya di dalam islam itu tidak ada paksaan dalam beragama itu sendiri dan hal ini pun sesuai dengan UUD Republik Indonesia.Maka janganlah kita sampai terjebak kepada hal yang demikian untuk memaksakan kehendak kita menyeru umat manusia untuk berislam tapi sungguh alangkah baiknya apabila dalam setiap ajakan kita dasari dengan ikhlas dan berdo'a kepada Nya agar orang yang kita dakwahi diberi hidayah Nya seperti apa yang telah dicontohkan oleh baginda kita nabi besar Muhammad SAW.Dan sesungguhnya Allah lebih tahu apakah akar dibalik semua itu hanyalah unsur unsur politik orang orang yang tergiur dengan kekuasaan ataukah benar jihad untuk menegakkan islam,Wallahu A'lam Bis Showab